Rabu, Juli 22, 2026
spot_img

Menjaga Nadi Infrastruktur : Sinergi Pemkab Bojonegoro dan Pertamina EP Zona 11 Perkuat Jalan Ngraho–Luwihaji

BOJONEGORO, Lingkaraoam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bojonegoro) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) bersama Pertamina EP Zona 11 memperkuat sinergi dalam menjaga kemantapan ruas jalan Ngraho–Luwihaji. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pemberian dispensasi operasional bagi armada pengangkut alat berat Pertamina yang disertai kewajiban melakukan peningkatan kualitas infrastruktur pada ruas jalan yang dilalui.

Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, Dinas PU Bina Marga membuka sementara portal Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB) di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, pada Jumat (17/7/2026). Pembukaan portal dilakukan sebagai bagian dari penanganan teknis dan kegiatan pemeliharaan (maintenance) infrastruktur guna mendukung mobilisasi alat berat milik Pertamina EP Zona 11 yang telah memperoleh dispensasi resmi.

Kepala Bidang Jalan DPUBMPR Kabupaten Bojonegoro, Iwan Maulana, ST., M.M., menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap operasional objek vital nasional di sektor energi dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap aset jalan dan jembatan milik daerah.

Menurut Iwan, pemberian dispensasi tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah daerah tetap menerapkan evaluasi teknis yang ketat agar aktivitas operasional dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan maupun kepentingan masyarakat pengguna jalan.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan. Pemerintah memberikan ruang bagi operasional objek vital nasional dengan persyaratan teknis yang jelas, sementara Pertamina EP Zona 11 berkomitmen melakukan penguatan struktur serta pemeliharaan jalan di sepanjang ruas Ngraho–Luwihaji,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Ia menegaskan bahwa pembukaan portal bersifat sementara dan situasional. Dispensasi hanya diberikan kepada armada pengangkut alat berat milik Pertamina EP Zona 11 yang telah mengajukan permohonan resmi dan melalui proses evaluasi teknis oleh Dinas PU Bina Marga.

Sebagai bentuk komitmen atas dispensasi yang diberikan, Pertamina EP Zona 11 akan melaksanakan sejumlah pekerjaan peningkatan infrastruktur di sepanjang koridor yang dilalui. Pekerjaan tersebut meliputi pelebaran jalan pada sejumlah titik, perbaikan kerusakan jalan akibat aktivitas kendaraan proyek, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pemasangan saluran U-Ditch untuk memperkuat sistem drainase, pelebaran satu titik jembatan, serta perbaikan jalan desa di sekitar wilayah operasional.

Menurut Iwan, seluruh pekerjaan tersebut akan berada di bawah pengawasan dan pendampingan teknis DPUBMPR Kabupaten Bojonegoro agar hasilnya sesuai dengan standar teknis yang berlaku dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain itu, Dinas PU Bina Marga juga menyampaikan apresiasi kepada para sopir truk dan pelaku angkutan barang yang selama ini mematuhi ketentuan pembatasan tonase di Jembatan Luwihaji. Pemerintah berharap para pengguna jalan dapat memahami bahwa pembukaan portal secara terbatas tersebut merupakan bagian dari operasional yang telah memperoleh izin dan dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis yang terukur.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan bentuk perlakuan khusus ataupun diskriminasi terhadap pengguna jalan lainnya, melainkan bagian dari kebutuhan operasional yang tetap berada dalam pengawasan pemerintah daerah.

“Setelah kegiatan pemeliharaan dan mobilisasi alat berat selesai, portal akan kami kembalikan seperti semula. Pembatasan tonase tetap diberlakukan sebagai upaya menjaga umur layanan jembatan dan menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan,” tegasnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kebutuhan operasional sektor energi nasional dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kualitas infrastruktur daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri tersebut diharapkan mampu menjaga kemantapan jalan Ngraho–Luwihaji sekaligus memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Bojonegoro.

Oleh : M. Zainuddin

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!