Minggu, April 19, 2026
spot_img

Pupuk Subsidi Kumpulrejo Diduga Bermasalah, Petani Sebut Hanya Ketua Kelompok yang Menerima

TUBAN, Lingkaralam.com – Polemik distribusi pupuk subsidi di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, semakin menimbulkan tanda tanya. Di tengah klaim distributor bahwa stok aman dan distribusi berjalan sesuai prosedur, anggota kelompok tani justru mengaku tidak pernah menerima pupuk subsidi secara langsung dari kios penyalur.

Salah satu anggota Kelompok Tani Karya Makmur menyebutkan, pupuk dari kios diduga hanya diberikan kepada ketua kelompok tani, sementara anggota lainnya tidak mendapatkan jatah sebagaimana yang tercantum dalam data penerima.

“Yang menerima dari kios hanya ketua kelompok. Kami sebagai anggota sampai sekarang belum pernah menerima,” ujar salah satu anggota kelompok tani.

Di sisi lain, karena kebutuhan pupuk mendesak untuk masa tanam, sejumlah petani terpaksa membeli pupuk dari wilayah Desa Sembung dengan harga mencapai Rp200 ribu per sak.

Harga tersebut jauh di atas harga pupuk subsidi resmi yang seharusnya dapat diperoleh petani dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pupuk subsidi yang beredar di luar jalur resmi. Sejumlah petani menduga pupuk yang dijual dengan harga tinggi tersebut berasal dari praktik penyelewengan oleh oknum atau jaringan mafia pupuk subsidi.

“Kalau memang stok di distributor aman, lalu kenapa petani harus beli mahal di luar? Ini yang membuat kami curiga,” ungkap petani lainnya.

Sebelumnya, distributor wilayah Parengan menyatakan stok pupuk dalam kondisi aman dan distribusi ke kios UD. Tani Makmur telah dilakukan sesuai data pemesanan dan pembayaran melalui aplikasi iPubers.

Namun di lapangan, petani justru menerima keterangan berbeda dari kios yang menyebut stok distributor kosong, bahkan data kelompok tani disebut telah “tersalurkan” ke wilayah Desa Dagangan akibat dugaan error sistem.

Perbedaan informasi antara distributor, kios, dan petani tersebut kini memunculkan dugaan adanya persoalan serius dalam rantai distribusi pupuk subsidi di wilayah Kecamatan Parengan.

Para petani mendesak instansi terkait untuk segera melakukan audit dan penelusuran menyeluruh agar distribusi pupuk subsidi benar-benar tepat sasaran serta tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk meraup keuntungan pribadi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kios UD. Tani Makmur belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan tersebut.(Redaksi).

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!