Rabu, Juni 19, 2024
spot_img

Diduga Gak Sesuai Dengan Sepesifikasi,Pembagunan Jalan Aspal Desa Mayanggeneng

Lingkaralam.com,Bojonegoro –Pembangunan rekontuksi jalan aspal di Desa Mayaggeneng Kecamatan Kalitidu, yang didanai dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 ini sudah rampung seratus persen, namun kontuksinya sudah mengalami pecah pecah, Rabu (19/07/2023).

Padahal tahun 2022 kurang lebih tujuh bulan karena saat ini sudah memasuki bulan Juli 2023.

Sejumlah warga mengatakan, dalam kegitan tersebut tidak dilaksanan sesuai dengan sepesifikasi teknis seperti pemadatan kurang maksimal kemudian kualitas matrial yang di gunakan jelek dan ketebalan kontruksi (jalan aspal) tidak sesuai dalam kontrak kerja.

Selain tidak adanya papan nama sebagai bentuk tanggung jawab transparansi anggaran kepada masyarakat, agar mengetahui apa yang dikerjakan dan berapa nilainya kontrak.” Tutur warga yang namanya tidak mau di publikasikan.

Dia menekankan, bahwa pekerjaan yang dibangun menggunakan uang rakyat harus dikerjakan dengan benar.

“Proyek ini dibiayai oleh uang rakyat. Maka sudah sepatutnya dikerjakan sesuai dengan ketetapan aturan dan kontrak kerja yang telah disepakati semua pihak,” katanya.

“Jika terjadi permasalahan kecurangan di dalam pelaksanaan proyek, semua pihak yang menyepakati isi kontrak kerja harus bertanggungjawab sepenuhnya. Karena pada prinsipnya proyek bersifat collective colligial, artinya semua pihak harus bertanggungjawab sesuai fungsi dan perannya masing-masing sebagaimana yang termaktub di dalam kontrak kerja,” katanya.

Kepala Desa Mayanggeneng Yasman ketika dikonfirmasi awak media lewat pesan singkat aplikasi whatsapp belum ada jawaban.

Oleh: Redaksi

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!