Kamis, Agustus 27, 2026
spot_img

Video TikTok Bernada Sindiran di Kegiatan HPN Nguruan Jadi Sorotan, Diduga Menyinggung Warga Bernama Yanik

TUBAN, Lingkaralam.com — Video berdurasi sekitar 18 detik yang beredar di media sosial TikTok menjadi perhatian setelah diduga memuat pernyataan bernada sindiran terhadap seorang warga bernama Yanik, yang disebut merupakan tetangga dari pihak yang berkaitan dengan video tersebut.

Video itu diketahui diunggah melalui akun TikTok @ruddirudd dengan nama akun momon323. Rekaman tersebut menampilkan sejumlah orang di sekitar panggung kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) yang berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, di kawasan Pasar Desa Nguruan, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Dalam video, pada bagian bawah rekaman tercantum teks berbahasa Jawa yang berbunyi, “tuwek gak eroh tuweke, KK gak isin, dikiro wis mesuwor, bener nok gatelen.”

Muncul dugaan bahwa teks tersebut ditujukan kepada warga yang bernama Yanik. Dugaan itu menjadi perhatian lantaran ia masih memiliki hubungan sebagai tetangga.

Lingkaralam.com tidak bermaksud menyimpulkan bahwa teks dalam video tersebut memang ditujukan kepada Yanik. Sebab, konteks lengkap rekaman, maksud pengunggah, serta hubungan antara pihak-pihak yang disebut belum diperoleh secara utuh.

Pihak yang Merasa Disindir Disebut Keberatan

Persoalan kemudian berkembang setelah pihak yang merasa menjadi sasaran sindiran dan ia tidak menerima video tersebut diunggah dan disebarluaskan melalui TikTok dengan kata kata tidak pantas.

Pihak yang merasa dirugikan bahkan dikabarkan mempertimbangkan untuk menempuh jalur pelaporan kepada pihak berwenang aparat penegak hukum (APH).

Di sisi lain, Lingkaralam.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada pengunggah video terkait maksud unggahan, sumber rekaman, serta konteks kalimat yang ditampilkan dalam video.

Konfirmasi juga akan dimintakan kepada pihak korban Yanik untuk memperoleh penjelasan mengenai dugaan dirinya menjadi sasaran sindiran serta keberatan yang muncul atas beredarnya video tersebut.

Redaksi Kedepankan Verifikasi

Dalam berita ini semata-mata berdasarkan informasi yang berkembang dan belum dimaksudkan sebagai penetapan bahwa yang bersangkutan benar-benar menjadi sasaran pernyataan dalam video.

Demikian pula, penyebutan adanya dugaan persoalan yang berkaitan dengan seorang laki-laki belum dapat dimaknai sebagai fakta sebelum terdapat keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

Redaksi Lingkaralam.com mengedepankan asas praduga tak bersalah, keberimbangan, verifikasi, serta hak jawab. Setiap pihak yang disebut atau berkaitan dengan pemberitaan ini memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi.

Perkembangan lebih lanjut mengenai video tersebut, termasuk apabila benar terdapat langkah pelaporan kepada aparat penegak hukum, akan menjadi bagian dari pemantauan redaksi.

Oleh: M Zainuddin 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!