TUBAN, Lingkaralam.com — Aktivitas pengiriman material berupa karung yang disebut digunakan untuk kebutuhan kemasan sulfur dari PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Sukowati Field di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, menjadi perhatian publik.
Sorotan tersebut tidak berhenti pada keberadaan dan pengiriman material. Pertanyaan yang berkembang justru mengarah pada aspek yang lebih mendasar: siapa penyedia karung tersebut, melalui vendor atau perusahaan apa, serta bagaimana mekanisme pengadaannya.
Pertanyaan itu dinilai wajar mengingat PT Pertamina EP merupakan bagian dari entitas usaha milik negara yang dalam menjalankan kegiatan operasionalnya memiliki tata kelola serta mekanisme pengadaan barang dan jasa yang harus dapat dipertanggungjawabkan.
Informasi yang diterima awak media, penyediaan karung yang diduga berkaitan dengan kebutuhan kemasan sulfur tersebut bukan aktivitas yang baru. Sejumlah warga mengatakan bahwa pengadaan material telah berjalan dalam kurun waktu cukup lama.
Mengenai kapan tepatnya aktivitas tersebut dimulai, siapa saja pihak yang terlibat dalam rantai penyediaannya, serta bagaimana pola pengadaan dilakukan, hingga kini masih memerlukan penelusuran dan konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Dalam aktivitas terbaru yang terpantau, sejumlah karung diangkut menggunakan kendaraan truk terbuka. Muatan terlihat ditumpuk dalam jumlah cukup banyak hingga memenuhi bagian atas bak kendaraan.
Seorang warga setempat berinisial ST, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyebut jumlah karung yang dikirim diperkirakan mencapai sekitar 650 buah.
Sebagian material lainnya juga disebut dikirim menuju lokasi berbeda. Keterangan tersebut membuka pertanyaan lanjutan mengenai pola distribusi, jumlah kebutuhan aktual, hingga tujuan penggunaan material yang disebut berkaitan dengan operasional kemasan sulfur.
Jumlah sekitar 650 karung maupun distribusi ke lokasi lain tersebut masih bersumber dari keterangan warga dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Karena itu, substansi persoalan tidak semata-mata terletak pada banyaknya karung yang dikirim. Yang lebih penting adalah kejelasan mata rantai pengadaan.
Publik membutuhkan penjelasan mengenai apakah material tersebut dibeli langsung oleh PT Pertamina EP Sukowati Field, disediakan melalui vendor tertentu, atau menggunakan skema pengadaan lainnya.
Jika menggunakan vendor, pertanyaan berikutnya siapa perusahaan penyedia tersebut, bagaimana proses pemilihannya, serta apa dasar kebutuhan dan kontrak pengadaannya.
Begitu pula apabila pengadaan dilakukan menggunakan anggaran perusahaan, transparansi mengenai mekanisme pemilihan penyedia menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa proses tersebut berjalan sesuai ketentuan tata kelola perusahaan.
Dalam konteks ini, pertanyaan publik bukan berarti menempatkan pihak tertentu sebagai pihak yang bersalah. Sebaliknya, pertanyaan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap aktivitas perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan publik.
Terlebih, pengadaan barang dalam sebuah perusahaan berskala besar tidak berdiri sebagai aktivitas sederhana antara pembeli dan penjual. Di belakangnya terdapat kebutuhan, perencanaan, spesifikasi barang, proses pemilihan penyedia, kontrak, hingga pertanggungjawaban atas barang yang digunakan dalam kegiatan operasional.
Ketika aktivitas pengiriman material berlangsung secara rutin dan dalam jumlah besar, asal-usul serta mekanisme pengadaannya menjadi relevan untuk diketahui.
Di sisi lain, Lingkaralam.com tidak ingin membangun kesimpulan sebelum memperoleh penjelasan dari pihak yang berwenang. Informasi dari warga tetap ditempatkan sebagai bahan awal penelusuran, bukan sebagai dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.
Konfirmasi dari PT Pertamina EP Sukowati Field menjadi penting untuk menjelaskan secara utuh mengenai kebutuhan karung tersebut, jumlah pengadaan, penyedia atau vendor, mekanisme pemilihan penyedia, serta tujuan distribusinya.
Penjelasan resmi juga diperlukan agar ruang publik tidak diisi oleh dugaan dan spekulasi yang tidak memiliki dasar informasi yang memadai.
Lingkaralam.com masih melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Setiap informasi baru yang diperoleh, termasuk tanggapan resmi dari PT Pertamina EP Sukowati Field maupun pihak penyedia, akan menjadi bagian dari pemberitaan lanjutan secara berimbang.
Bersambung.




