Rabu, Juni 19, 2024
spot_img

Pembangunan Tembok Penahan Tanah di Desa Kadungrejo Dibiarkan “Mangap”

Lingkaralam.com,Bojonegoro-Dilihat secara kasat mata pekerjaan proyek TPT (Tembok Penahan Tanah) di Desa Kadungrejo Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro,yang menyedot Dana Desa (DD) tahun 2023.Terkesan asal asalan.

Proyek TPT (Tembok Penahan Tanah) ini sudah rampung pembangunannya, namun di duga pekerjaannya asal asalan serta mark up matrial seperi semen dan lainnya,masih menyisakan pekerjaan proyek yang tekesan dibiarkan berlubang lubang.Jumat (28/04/2023).

Karena sekarang ini musim hujan, warga kuatir jika tembok penahan tanah (TPT) tidak segera diuruk bisa terjadi insiden ambles bahkan longsor karena tergerus air.

“Ini kesannya seperti dibiarkan mangap (menganga). Sayang kan kalau sampai ambles atau longsor.” ungkap sejumlah warga Desa Kadungrejo yang berkerumun di kawasan Tembok Penahan Tanah (TPT), Kamis (27/04/2023) siang.

Protes warga harus di pasang papan informasi,agar masyarak bisa ikut bertangung jawab mengawasi karena anggaran dari pemerintah,namun proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) ini dengan sengaja tidak di pasang papan informasi hingga dini hari.

Kepala Desa Slamet Ketika dikonfirmasi awak media lewat via sms whatsapp Proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) menyedot biaya dari Dana Desa (DD) tahun 2023,Dia membenarkan.

Sesuai Amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.[]

Moch Zainuddin

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!