TUBAN, Lingkaralam.com – Puluhan hektare tanaman padi di Desa Pandanwangi, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, terancam gagal panen akibat serangan hama wereng. Kondisi ini membuat petani dipastikan mengalami kerugian besar.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah lahan persawahan mengalami kerusakan cukup parah. Tanaman padi tampak menguning, kerdil, bahkan mati sebelum memasuki masa panen.
Salah satu petani setempat mengungkapkan, serangan hama wereng mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir dan terus meluas. Akibatnya, sebagian besar tanaman tidak bisa diselamatkan.
“Sudah banyak yang mati, padahal tinggal menunggu panen. Kami jelas rugi besar,” ujarnya.
Ironisnya, petani juga mengaku kecewa terhadap program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Mereka menyebut telah mengajukan asuransi pada musim tanam sebelumnya, namun hingga kini tidak pernah menerima pencairan klaim.
“Kami dulu sudah ikut AUTP, tapi sampai sekarang tidak pernah dapat uang sepeser pun. Jadi saat gagal panen seperti ini, kami benar-benar tidak punya pegangan,” keluh petani lainnya.
Petani berharap pemerintah melalui dinas terkait segera turun tangan, baik untuk menangani serangan hama yang masih berlangsung maupun mengevaluasi pelaksanaan program AUTP agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.
Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, dikhawatirkan tidak hanya berdampak pada kerugian petani, tetapi juga berpotensi mengganggu produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Tuban.(Redaksi).




