Jumat, April 12, 2024
spot_img

Banyak Pasangan Bercerai Akibat Tak Puas Urusan Ranjang

BOJONEGORO – Hingga Juli 2023 ini angka perceraian di Bojonegoro jumlahnya mencapai 1.500 perkara. Perkara ekonomi masih menjadi penyebab utama terjadinya perceraian. Namun banyak penyebab lain pasangan suami istri melakukan perceraian, diantaranya persolan kepuasan di ranjang.

Hal ini diungkapkan Panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro, Sholikin Jamik, Selasa (12/9/2023).

Dikatakan Sholikin Jamik, Januari – Agustus 2023, perceraian yang diakibatkan karena tidak puas dalam hubungan di ranjang ada 11 perkara. Semuanya perkara gugat cerai, yaitu gugatan perkara yang mengajukan istri kepada suami dan 11 perkara. Mereka semuanya mempunyai pendidikan yang kategori tinggi dan pola kehidupannya sudah bergaya metropolis.

“Dari 11 yang 7 lulusan sarjana. Mereka juga mempunyai rekam jejak sudah sering melalang buana keluar kota. Sementara yang 4 itu istri yang lulusan SMA tapi dia menjadi seorang pengusaha yang sudah relatif sukses. Ketika kita teliti penyebab utamanya karena tidak puas di ranjang,” kata Sholikin Jamik.

Menurut Sholikin Jamik, dalam hubungan suami istri dapat memiliki berbagai penyebab, :

  1. Kurangnya Komunikasi.
    Ketika pasangan tidak berbicara tentang hasrat, keinginan, atau kebutuhan mereka di ranjang, hal ini dapat mengarah pada ketidakpuasan seksual. Penting untuk membuka komunikasi yang jujur dan terbuka tentang keinginan dan kebutuhan masing-masing. Sehingga suami cepat keluar sementara istri belum merasa apa-apa apalagi orgasme. Sehingga istri marah-marah Lalu mengajukan gugatan cerai.
  2. Kurangnya Variasi
    Rutinitas yang monoton dalam aktivitas seksual dapat menyebabkan kebosanan. Maka perlu mencoba untuk mencari cara baru dan variasi dalam kehidupan seksual Anda, seperti mencoba posisi baru, penggunaan mainan seks, atau eksplorasi sensual lainnya. Agar tidak terjadi pertengkaran yg berakhir gugatan cerai
  3. Ketidakcocokan Libido
    Ketidakcocokan dalam frekuensi atau tingkat keinginan seksual antara suami dan istri juga bisa menjadi penyebab ketidakpuasan. Maka penting untuk terbuka dan berbicara tentang kebutuhan dan harapan masing-masing, serta mencari solusi yang dapat memenuhi kedua belah pihak.
  4. Suami Stres dan merasa mendapat tekanan.
    Suami yang rtres dari kehidupan sehari-hari atau tekanan dari pekerjaan dan tanggung jawab lainnya dapat mengganggu kepuasan seksual. Maka mengelola stres dengan cara yang sehat seperti olahraga, meditasi, atau konseling dapat membantu meningkatkan keintiman di ranjang.

Sholikin Jamik memberikan sarannya, bahwa setiap pasangan memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda, penting untuk mendengarkan dan berkomunikasi dengan pasangannya untuk mencari solusi yang memuaskan bagi kedua belah pihak.

“Jika masalah terus berlanjut, berkonsultasilah dengan ahli atau terapis seksual yang dapat memberikan bimbingan dan saran yang lebih spesifik sesuai dengan situasi anda, biar tidak datang ke Pengadilan Agama,” katanya.

Oleh : M. Zainuddin 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!