Senin, April 13, 2026
spot_img

Hujan Deras Guyur Cepu, Sejumlah Titik Jalan dan Permukiman Tergenang

Blora, Lingkaralam.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada Minggu (12/04/2026) sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah titik jalan dan permukiman warga tergenang air.

Genangan terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan, ditambah meluapnya Sungai Ngareng. Kondisi ini mulai terpantau sejak sekitar pukul 17.30 WIB.

Sejumlah lokasi terdampak di antaranya Jalan Stasiun Kota, Pertigaan Kapur Tulis, Jalan Gajah Mada, hingga kawasan depan SMP Negeri 4 Cepu di Desa Mulyorejo. Ketinggian air di titik-titik tersebut bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 50 sentimeter.

Tidak hanya akses jalan, luapan air juga merendam permukiman warga di RW 03 dan RW 08 Kelurahan Ngelo. Di wilayah ini, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas AKP Midiyono menyampaikan bahwa aparat gabungan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Personel dari Polsek Cepu bersama Koramil, Satpol PP, BPBD, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Kami juga melakukan pengalihan arus lalu lintas di titik genangan yang cukup dalam guna menghindari kendaraan mogok,” ujar AKP Midiyono.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pemantauan debit air serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan, termasuk potensi kerugian warga.

Memasuki pukul 21.30 WIB, intensitas hujan dilaporkan mulai menurun. Genangan air di sejumlah titik seperti Kampung Ngareng dan Pertigaan Kapur Tulis berangsur surut.

Akses jalan utama, termasuk ruas Cepu–Randublatung di depan SMP Negeri 4 Cepu, sudah dapat dilalui kendaraan. Meski demikian, pengendara diimbau tetap berhati-hati karena kondisi jalan masih licin akibat sisa lumpur.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Situasi pun dilaporkan berangsur kondusif dengan arus lalu lintas kembali normal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu luapan air kembali,” pungkasnya.(Redaksi).

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!