Selasa, September 29, 2026
spot_img

Gangguan Jaringan 20 kV, Listrik Soko Padam Sekitar Tiga Setengah Jam

TUBAN, Lingkaralam.com — Gangguan pada jaringan listrik tegangan menengah (JTM) 20 kilovolt (kV) menyebabkan pasokan listrik di sejumlah wilayah Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terhenti pada Selasa (29/9/2026) malam.

Gangguan mulai dirasakan sekitar pukul 18.00 WIB. Pasokan listrik kemudian dipulihkan secara bertahap setelah petugas melakukan penelusuran jaringan, mengidentifikasi titik gangguan, dan melakukan penanganan teknis.

Pemulihan berlangsung hingga sekitar pukul 21.30 WIB. Jika dihitung dari awal gangguan hingga pasokan kembali tersedia secara bertahap, rentang waktunya mencapai kurang lebih tiga setengah jam.

Namun, durasi tersebut tidak serta-merta berarti seluruh pelanggan mengalami pemadaman selama tiga setengah jam. Sebab, proses penormalan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi jaringan dan wilayah terdampak.

Penelusuran Mengarah ke Bulurejo

Setelah gangguan terjadi, petugas melakukan pelacakan pada jaringan JTM 20 kV untuk mengetahui lokasi yang mengalami gangguan.

Dari hasil penelusuran awal, indikasi lokasi gangguan ditemukan di wilayah Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

MULP Bojonegoro, Saiful Amin, menyampaikan bahwa indikasi gangguan telah ditemukan dan petugas melanjutkan proses penormalan jaringan.

“Indikasi gangguan insyaallah sudah ditemukan di daerah Bulurejo, proses penormalan,” ujar Saiful Amin.

Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam kronologi penanganan gangguan. Namun, lokasi yang terindikasi mengalami gangguan belum dapat langsung disebut sebagai penyebab pasti padamnya listrik.

Dalam penanganan jaringan listrik, identifikasi titik gangguan merupakan bagian dari proses pelacakan dan isolasi gangguan. Sementara jenis kerusakan, faktor pemicu, maupun penyebab pastinya tetap memerlukan pemeriksaan teknis.

Penormalan Dilakukan Bertahap

Setelah indikasi gangguan ditemukan, petugas melanjutkan penanganan dan penormalan jaringan.

Pasokan listrik ke sejumlah wilayah di Kecamatan Soko kemudian dinyalakan secara bertahap.

“Nyala bertahap untuk wilayah Soko, insyaallah sebentar lagi,” kata Saiful Amin.

Penyalaan bertahap menunjukkan bahwa pemulihan sistem tidak dilakukan sekaligus. Jaringan perlu dinormalisasi secara teknis sebelum pasokan dapat kembali dialirkan ke wilayah pelanggan yang terdampak.

Hingga sekitar pukul 21.30 WIB, pasokan listrik telah kembali tersedia secara bertahap di wilayah yang sebelumnya mengalami gangguan.

Antara Titik Gangguan dan Penyebab

Peristiwa ini memperlihatkan pentingnya membedakan antara lokasi yang terindikasi mengalami gangguan dengan penyebab gangguan.

Temuan di wilayah Bulurejo, untuk sementara, merupakan informasi mengenai lokasi indikasi gangguan berdasarkan penelusuran petugas. Hal tersebut belum cukup untuk menyimpulkan jenis kerusakan ataupun faktor yang menyebabkan sistem JTM 20 kV mengalami gangguan.

Karena itu, informasi mengenai penyebab pemadaman perlu menunggu hasil pemeriksaan teknis dan keterangan resmi dari pihak terkait.

Berdasarkan kronologi yang diperoleh, fakta yang dapat disampaikan adalah gangguan pasokan listrik mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, petugas melakukan penelusuran jaringan JTM 20 kV, indikasi gangguan ditemukan di wilayah Bulurejo, dan proses penormalan kemudian dilakukan hingga pasokan kembali menyala secara bertahap sekitar pukul 21.30 WIB.

Dengan demikian, pemadaman berlangsung dalam rentang waktu sekitar tiga setengah jam, dengan waktu pemulihan pelanggan yang dapat berbeda sesuai tahapan penormalan jaringan.

Lingkaralam.com akan terus mengikuti informasi resmi terkait hasil pemeriksaan teknis serta penyebab gangguan setelah terdapat keterangan yang dapat diverifikasi.

Oleh: Tim LA

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!