Bojonegoro, Lingkaralam.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pertanian modern di daerah. Bantuan ini sekaligus menjadi penguatan peran petani milenial dalam mendukung visi pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro.
Bantuan alsintan yang disalurkan Kementerian Pertanian RI kepada DKPP Bojonegoro tersebut meliputi 12 unit traktor roda dua, 4 unit traktor roda empat, serta 3 unit drone pertanian. Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menyebut bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap pengembangan pertanian berbasis teknologi.
“Bantuan dari Kementerian Pertanian ini terdiri dari 12 traktor roda dua, 4 traktor roda empat, serta 3 unit drone pertanian,” ujar Zaenal Fanani.
Ia menjelaskan, tiga unit drone pertanian tersebut secara khusus dialokasikan untuk mendukung petani milenial, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Waluyo Jati, serta Kelompok Tani (Poktan) Sri Rejeki di Desa Pacul. Pemanfaatan teknologi drone diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan, terutama dalam pemupukan dan pengendalian hama.
Zaenal menegaskan, penyaluran alsintan ini sejalan dengan visi Bupati Bojonegoro yang mendorong sektor pertanian agar tidak lagi bergantung pada pola konvensional, melainkan bergerak menuju pertanian modern, adaptif terhadap teknologi, dan menarik minat generasi muda.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, bantuan alsintan ini harus dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh kelompok tani penerima, sehingga benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan petani milenial menjadi kunci regenerasi sektor pertanian di Bojonegoro. Dengan dukungan alsintan modern, diharapkan pertanian tidak hanya efisien, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah dan peluang usaha baru bagi generasi muda di pedesaan.
“Tujuan akhirnya adalah petani Bojonegoro semakin sejahtera, pendapatannya meningkat, bahagia, makmur, dan tentunya membanggakan,” pungkas Zaenal.
Oleh: M Zainuddin




