Kamis, Mei 14, 2026
spot_img

Diduga Tak Mau Bayar Makan, Pemilik Warung di Plumpang Tuban Jadi Korban Pemukulan

Tuban, Lingkaralam.com – Seorang perempuan bernama Suherlin, warga Dusun Kajangan, Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, diduga menjadi korban pemukulan oleh seorang pelanggan di warung miliknya, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Insiden tersebut diduga dipicu persoalan pembayaran makanan dan minuman yang dikonsumsi pelaku di warung milik korban.

Informasi yang diterima awak media, saat kejadian kondisi warung dalam keadaan sepi. Pelaku kemudian datang dan memesan sejumlah makanan serta minuman untuk dilayani korban.

Namun usai makan dan minum, pelaku disebut tidak langsung melakukan pembayaran sebagaimana mestinya. Korban lalu meminta pelaku membayar sesuai jumlah pesanan yang telah dikonsumsi.

“Awalnya pelaku tidak mau membayar. Setelah diminta, akhirnya dibayar, namun nominalnya tidak sesuai jumlah pesanan,” ujar salah satu sumber yang mengetahui kejadian tersebut.

Korban yang merasa pembayaran masih kurang kemudian kembali meminta sisa uang pembayaran kepada pelaku. Situasi pun disebut memanas hingga berujung dugaan aksi pemukulan terhadap Suherlin.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan sekitar mata. Kondisi korban juga sempat menjadi perhatian warga sekitar usai insiden terjadi.

Merasa menjadi korban penganiayaan, Suherlin mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Plumpang agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saya berharap kejadian ini bisa segera ditindaklanjuti,” ujar korban kepada awak media.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun terduga pelaku terkait insiden tersebut.

Sementara itu, warga sekitar berharap persoalan tersebut segera ditangani agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.

Redaksi

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!