Minggu, April 26, 2026
spot_img

“Suntik Induk Sapi Ilegal Marak di Tuban, Warga Nekat Jadi ‘Dokter Dadakan’”

Tuban, Lingkaralam.com — Dugaan praktik suntik induk sapi di Kabupaten Tuban kian memprihatinkan. Modus ini disebut tidak lagi dilakukan oleh pihak berkompeten, melainkan oleh masyarakat biasa tanpa latar belakang medis maupun keahlian peternakan.

Informasi yang dihimpun Lingkaralam.com menyebutkan, penyuntikan terhadap sapi betina produktif dilakukan secara mandiri oleh warga dengan tujuan mempercepat birahi atau proses kebuntingan. Praktik ini dinilai berisiko tinggi karena dilakukan tanpa pengawasan dokter hewan atau petugas berwenang.

“Sekarang bukan tenaga ahli, tapi warga sendiri yang mencoba-coba. Ini yang berbahaya,” ujar salah satu peternak di Kecamatan Soko.

Minimnya pengetahuan terkait dosis dan jenis hormon yang digunakan dikhawatirkan dapat berdampak fatal pada kondisi induk sapi. Selain berpotensi menyebabkan gangguan reproduksi, tindakan tersebut juga bisa memicu stres hingga kematian ternak.

Tak hanya itu, praktik ini turut memicu kekhawatiran di kalangan peternak lain. Mereka menilai, cara instan yang dilakukan tanpa prosedur jelas dapat merusak tatanan peternakan yang sehat serta menurunkan kualitas hasil ternak di pasaran.

“Kalau dibiarkan, ini bisa merusak kualitas ternak di Tuban. Yang benar jadi kalah saing,” imbuh peternak lainnya.

Hingga kini, belum ada langkah tegas dari pihak berwenang terkait maraknya praktik tersebut. Masyarakat pun mendesak agar dinas peternakan dan aparat terkait segera turun tangan melakukan sosialisasi sekaligus penertiban.

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan medis secara sembarangan terhadap hewan ternak. Selain berisiko merugikan diri sendiri, praktik tersebut juga dapat berdampak luas terhadap kesehatan hewan dan keberlangsungan usaha peternakan di daerah.(Redaksi).

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!