Jumat, April 12, 2024
spot_img

Proyek Galian Tanah Pipa HDPE Waduk Gongseng,Diprotes Warga Desa Alasgung Bojonegoro

Lingkaralam.com,Bojonegoro– Warga Desa Alasgung “Protes” proyek galian tanah pipa HDPE yang dibiayai dari ABPN (Anggaran Belanja Pendapatan Negara), Diduga tidak sesuai RAB (Rencana Anggaran Belanja).Jumat (02/06/2023).

Kegiatan proyek galian tanah pipa HDPE di mulai dari kecamatan Temyang hingga Kecamatan Sugiwaras Kabupaten Bojonegoro, Warga menyayangkan, Matrial yang di gunakan tidak sesuai RAB, Nampak terkesan asal asalan,”Tutur Huda saat di lokasi.

Di lihat kasap mata pekerjaan pemadatan galian tanah pipa HDPE ini tidak sesuai dengan pringsip pringsip proyek ABPN , Pihak rekanan seharusnya mengunakan matrial tanah pilhan atau pasir dan diatasnya menggunakan LPA dan LPB, Namun faktanya matrial yang di gunakan tidak sesuai RAB ,”Kata warga kepada awak media.

Pembangunan ini tidak seperti apa yang disampaikan dalam sosialisasi di pendopo Desa Alasgung Kecamatan Sugiwaras pekan lalu, Berbagai pihak seperti pak Erik (Perwakilan KSK) Husin Malik (BBWS), Bhabinkamtibmas, banbisan serta warga yang tanah perkarangan terdampak sebanyak 35 orang.”Tutur warga lainnya.

Tutut warga lain di duga pihak rekanan mekaksanakan tidak susuai sepesifikasi RAB (Rencana Anggarn Belanja), Seharus pemadatan penanaman pipa di ruas jalan Provinsi hasus menggunakan pedel dan LPA sedangkan untuk ruas jalan kabupaten menggunakan tanah pilihan atau pasir, LPB dan LPA,”kata warga.

Bram Humas PT KSK selaku pemenang tander proyek ketika di konfirmasi awak media lewat pesan sms aplikasi whatsapp , membenarkan tetapi kita sudah sesuai prosedural, Terimakasih info ini pasti akan saya koordinasi kan dengan pihak terkait” tuturnya.[]

Oleh: M Zainuddin

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!