Senin, April 15, 2024
spot_img

Jalan Aspal Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo Baru Selesai Tahun Kemarin, Kini Sudah Berlubang

LINGKARALAM.COM, Bojonegoro – Proyek jalan aspal di Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrjo, Kabupaten Bojonegoro yang baru saja dikerjakan di tahun kemarin saat ini sudah mengalami kerusakan. Jalan aspal yang dianggarkan oleh Dana Desa (DD) 2022 tersebut tampak berlubang dan permukaan aspal juga tampak kasar.

Banyak penyebab aspal pada jalan yang selesai dibangun mengalami kerusakan. Akibatnya banyak pengguna jalan mengalami ketidaknyamanan saat berkendara. Karena jalan yang rusak berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban bagi pengendara.

Beberapa penyebab kerusakan aspal diantaranya meliputi :

  1. Pengaruh lapis pondasi (LPA) atas yang dan lapis pondasi bawah (LPB). Seringkali dalam pelaksanaan di lapangan lebih mengutamakan percepatan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan. LPA dan LPB yang belum keras langsung ditimpa dengan aggregat aspal. Hal ini akan berakibat sangat fatal karena apabila pondasi jalan rusak struktur di atasnya akan ikut rusak.
  2. Suhu penghamparan aspal di lapangan tidak sesuai spesifikasi. Salah satu penyebab kerusakan aspal yang sering terjadi adalah aggregat aspal sudah dingin ketika sampai di lapangan. Alasannya adalah jarak AMP.
  3. Kurang mengindahkan Job Mix Formula (JMF) dalam komposisi material penyusun aggregat aspal.
  4. Kurangnya pemadatan menggunakan alat berat.

Namun Kepala Desa Banjarejo, Moh. Sahroni dan timlak pekerjaan tersebut, Aliamar menyebutkan bahwa proyek tersebut sudah sesuai spesifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Untuk pengerjaannya aspal tersebut saya kira sudah dilakukan sesuai spesifikasi RAB. Hemat saya, kerusakan jalan aspal tersebut bukan dari terkait pekerjaan yang kurang baik, akan tetapi disebabkan dari perubahan cuaca dan saat pelaksanaannya pekerjaan tersebut terjadi hujan lebat tiga hari berturut-turut,” kata mereka.

Sehingga menurut mereka, menyebabkan aspal tidak bisa lengket dengan sempurna. Apalagi drainase disekitarnya kurang bekerja secara maksimal.

Disebutkan mereka, bahwa Pagu dari pekerjaan aspal sepanjang 231 meter
tersebut adalah Rp 178 juta. Progresnya sudah terselesaikan 100%.

“Jadi artinya pekerjaan tersebut sudah sepenuhnya terselesaikan. Begitupula kami juga sudah berusaha semaksimal mungkin agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Banjarejo,” katanya.

Sementara warga berharap, lubang aspal tersebut segera ada perbaikan, mengingat lubang tersebut bisa berbahaya bagi para pengendara.

“Kita berharap pihak desa segera memperbaiki aspal yang berlubang tersebut. Kita khawatir lubang tersebut akan membahayakan pengguna jalan. Saya kira kualitas pekerjaan aspal ini juga kurang baik,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Oleh : Moch. Zainuddin

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!