BLORA, Lingkaralam.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Blora memicu longsornya bahu jalan di jalur utama Blora–Randublatung, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, pada Rabu (1/4/2026).
Longsoran tersebut dilaporkan cukup serius karena berada di sisi jalur utama yang kerap dilalui kendaraan dari dua arah. Kondisi itu dinilai berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama saat arus lalu lintas padat maupun ketika hujan kembali turun.
Personel Polsek Banjarejo bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan area sekitar titik longsor pada sekitar pukul 15.15 WIB.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan pada bahu jalan memiliki dimensi sekitar 19 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter. Longsor diduga terjadi akibat tingginya debit air hujan yang terus menggerus struktur tanah di sisi jalan.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widodo, S.H., mengatakan bahwa langkah-langkah antisipasi telah dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi.
“Kami telah menerjunkan personel untuk memastikan kondisi di lapangan. Saat ini di lokasi longsor sudah dipasang tanda pembatas menggunakan drum. Selain itu, dari arah utara maupun selatan juga telah kami pasang banner imbauan agar pengendara lebih berhati-hati,” ujar AKP Gembong Widodo.
Selain melakukan pengamanan fisik di lokasi, petugas juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Tim yang terdiri dari Aipda Karyanto, S.H., Aipda Wawan Kurniawan, dan Brigpol Winarto turut membuat video imbauan Kamseltibcarlantas sebagai sarana sosialisasi visual kepada pengguna jalan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat jalur Blora–Randublatung merupakan salah satu akses vital dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan berat.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah Desa Sidomulyo.
Kewaspadaan ekstra juga diminta terutama pada malam hari atau ketika hujan kembali turun, mengingat masih terdapat potensi longsor susulan maupun pelebaran titik ambles di sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditayangkan, area longsor masih dalam pengawasan aparat guna memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.




