Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Data e-RDKK Amburadul, Ketua LSM KCB Tuban Soroti Dugaan Permainan Kios Pupuk Subsidi

Tuban, Lingkaralam.com – Ketua LSM Komunitas Cinta Bangsa (KCB), Kuncoko, menyoroti serius carut-marutnya data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) di Kabupaten Tuban. Ia menyebut, masih banyak ditemukan data penerima pupuk subsidi yang tidak valid, bahkan mencantumkan nama petani yang telah meninggal dunia.

“Di Tuban ini masih banyak data e-RDKK yang amburadul. Ada nama-nama yang sudah meninggal tapi masih terdata sebagai penerima pupuk subsidi. Sementara ahli warisnya juga terdaftar sendiri,” ungkap Kuncoko kepada Lingkaralam.com, Senin (23/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuka celah terjadinya dugaan permainan oleh oknum kios pupuk. Terlebih, dalam praktik di lapangan, penyaluran pupuk subsidi disebut tidak sepenuhnya menggunakan skema tebus mandiri sebagaimana aturan yang berlaku.

“Ini sering dijadikan permainan oleh kios. Karena tidak semua menggunakan skema tebus mandiri, akhirnya distribusi pupuk tidak transparan dan rawan disalahgunakan,” tegasnya.

Kuncoko menilai, pembaruan data e-RDKK seharusnya dilakukan secara rutin setiap tahun agar penerima pupuk subsidi benar-benar tepat sasaran. Ia juga mendorong adanya keterbukaan informasi kepada petani terkait kuota pupuk yang mereka terima.

“Harus ada perbaikan data setiap tahun. Selain itu, e-RDKK juga perlu dipublikasikan di setiap kios supaya petani tahu berapa kuota pupuknya. Jangan sampai petani tidak tahu haknya sendiri,” lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung masih adanya kios pupuk di Tuban yang menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Praktik tersebut dinilai semakin memberatkan petani di tengah kebutuhan pupuk yang tinggi.

“Fakta di lapangan, masih banyak kios yang menjual di atas HET. Ini jelas merugikan petani dan harus ada tindakan tegas dari pemerintah,” tandasnya.

LSM KCB mendesak pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan dan distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Tuban, guna mencegah potensi penyimpangan yang lebih luas.

Oleh: M Zainuddin 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!