Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Dari Rp16 Ribu ke Rp30 Ribu: Siapa Bermain di Balik LPG Soko Tuban?

Tuban, Lingkaralam.com – Lonjakan harga LPG 3 kilogram di Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, mengungkap persoalan serius dalam rantai distribusi subsidi. Di tengah klaim stok aman, harga di tingkat masyarakat justru melambung hingga Rp30 ribu per tabung.

Hasil penelusuran menunjukkan adanya rantai harga berlapis yang diduga menjadi pemicu utama kenaikan. Dari tingkat agen, LPG 3 kilogram berada di kisaran Rp16.000 per tabung. Namun dalam proses distribusi, muncul tambahan biaya sekitar Rp500 per tabung di tingkat pengangkutan.

Akibatnya, harga dasar yang diterima pangkalan meningkat menjadi Rp16.500 per tabung.

Masalah tidak berhenti di situ. Di tingkat pangkalan, ditemukan indikasi penjualan kepada pengecer dengan harga mencapai Rp25.000 per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selanjutnya, pengecer menjual kembali ke masyarakat dengan harga menembus Rp30.000 per tabung. Kenaikan berlapis ini memperlihatkan adanya margin distribusi yang tidak wajar dalam penyaluran LPG subsidi.

Dalam beberapa kasus, pangkalan bahkan diduga menjual langsung ke konsumen dengan harga yang sama dengan pengecer, mengikuti harga pasar yang telah terbentuk.

Fenomena ini mengindikasikan adanya distorsi dalam mekanisme distribusi LPG subsidi. Harga tidak lagi mengacu pada regulasi pemerintah, melainkan terbentuk dari pola distribusi di lapangan.

Selain itu, muncul dugaan adanya praktik pengalihan kuota. Pangkalan yang berani menebus dengan harga lebih tinggi disebut lebih mudah mendapatkan pasokan, sementara pangkalan lain mengalami keterbatasan distribusi.

Sejumlah pihak mendesak Pemerintah Kabupaten Tuban untuk segera melakukan audit menyeluruh, mulai dari agen, distribusi, hingga pangkalan. Pencocokan data penerima dengan kondisi riil di lapangan dinilai menjadi langkah penting untuk mengungkap alur distribusi sebenarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!