Tuban, Lingkaralam.com — Insiden adu mulut antara seorang konsumen dan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, berujung dugaan tindak kekerasan. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kejadian terjadi saat seorang konsumen berinisial JW datang ke SPBU Parengan menggunakan kendaraan roda empat. Berdasarkan rekaman CCTV, JW terlihat keluar dari mobil dalam kondisi mesin kendaraan masih menyala.
Tak lama berselang, JW terlibat adu mulut dengan seorang operator SPBU yang saat itu tengah melayani pengisian BBM untuk kendaraan roda dua. Dalam rekaman tersebut, JW diduga menarik topi operator, sehingga memicu ketegangan di area pengisian.
Melihat situasi mulai memanas, seorang mandor SPBU datang untuk melerai dan menenangkan keadaan. Namun, upaya tersebut justru berujung dugaan kekerasan. Dalam rekaman CCTV, mandor SPBU terlihat mendapat pukulan di bagian perut dari JW.
Tak berhenti di situ, beberapa saat kemudian, rekan mandor lain yang datang ke lokasi juga diduga mengalami pemukulan oleh konsumen yang sama.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula ketika JW hendak mengisi bahan bakar. Namun, mesin pompa saat itu sedang dimatikan sementara karena proses kontrol stok. Ketika diminta menunggu, salah satu petugas bernama Ferdian diduga menjadi korban pertama, dengan rambutnya ditarik oleh JW.
Tak lama kemudian, Ali Nasroh, petugas lain yang datang ke lokasi, juga diduga langsung dipukul oleh JW. Sementara itu, Prasojo mengalami luka memar di bagian pipi akibat pukulan. Sedangkan Raswadi, yang bertugas sebagai penjaga pompa dan berusaha melerai keributan, juga diduga menjadi sasaran tindakan agresif pelaku.
Atas kejadian tersebut, keempat petugas SPBU, yakni Ferdian, Ali Nasroh, Prasojo, dan Raswadi, telah melaporkan insiden dugaan kekerasan itu ke Polsek Parengan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dari terlapor terkait insiden tersebut.
Oleh: Redaksi




