Kamis, Maret 19, 2026
spot_img

Truk LPG Subsidi Muncul di Lokasi Tak Lazim, Pejabat Tuban Bungkam Saat Dikonfirmasi

Tuban, Lingkaralam.com – Temuan di lapangan kembali memunculkan tanda tanya terkait distribusi LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Tuban. Di lokasi yang sama dengan penumpukan tabung gas, terlihat sebuah truk pengangkut elpiji melon milik agen dengan identitas “PT Botang Rahmat Migas”.

Tulisan pada bagian belakang kendaraan tersebut secara tegas menyebutkan bahwa distribusi LPG subsidi diperuntukkan bagi masyarakat miskin, sebagaimana mandat program pemerintah. Namun, keberadaan truk di lokasi yang tidak lazim justru memunculkan kecurigaan publik.

Pasalnya, distribusi LPG subsidi semestinya melalui jalur resmi dan dibongkar di pangkalan yang telah ditetapkan. Bukan berada di area terpencil yang jauh dari pengawasan langsung.

Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya praktik distribusi di luar mekanisme yang telah diatur. Terlebih, di saat yang sama masyarakat justru mengeluhkan kelangkaan dan tingginya harga LPG subsidi di tingkat bawah.

“Kalau memang untuk masyarakat miskin, kenapa justru ditaruh di tempat seperti itu? Ini yang jadi pertanyaan,” ujar salah satu warga.

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, Bupati Tuban, Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, DPRD Tuban, serta Aparat Penegak Hukum (APH) belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang telah disampaikan melalui pesan WhatsApp.

Sikap bungkam para pemangku kebijakan ini dinilai semakin memperkuat kesan tertutupnya informasi publik terkait persoalan distribusi LPG subsidi di daerah.

Padahal, sebagai program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, distribusi LPG subsidi seharusnya diawasi secara ketat dan dilakukan secara transparan.

Publik kini menanti keberanian pemerintah daerah dan aparat terkait untuk membuka fakta di lapangan, sekaligus memastikan apakah distribusi LPG subsidi di Tuban masih berjalan sesuai aturan, atau justru menyimpang dari peruntukannya.

Oleh: Tim Lingkaralam.com 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!