Senin, Januari 19, 2026
spot_img

Jembatan Bandungrejo–Setren Dibangun Beton Permanen, Warga Sambut Optimisme Baru

Bojonegoro, Lingkaralam.com – Jembatan penghubung Desa Bandungrejo–Setren, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, mulai memberikan harapan baru bagi masyarakat. Infrastruktur yang sebelumnya sering rusak saat kemarau, licin ketika musim hujan, hingga kerap tergenang air, kini ditingkatkan menjadi konstruksi beton permanen untuk menunjang kelancaran mobilitas warga.

Proyek peningkatan jembatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025. Selain ditujukan untuk memperbaiki akses transportasi dan jalur distribusi hasil pertanian, pembangunan ini juga membuka ruang ekonomi baru melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Sejumlah warga terlibat langsung dalam pekerjaan sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat. Kehadiran proyek dinilai memberikan manfaat ganda: memperbaiki kualitas konektivitas desa sekaligus menambah sumber pendapatan bagi warga selama konstruksi berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro turut melakukan pendampingan teknis guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai prosedur serta menjaga mutu konstruksi. Infrastruktur yang lebih layak diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Jatmiko (47), seorang petani, menyambut baik pembangunan tersebut. Ia berharap akses yang lebih baik dapat menekan biaya angkut hasil panen. Kalau jembatannya bagus, truk bisa masuk sampai dekat sawah. Biaya kirim gabah bisa lebih murah,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Senada, Priyanto (32) menilai jembatan beton akan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga. Kami biasanya kesulitan saat hujan, becek dan licin. Kalau sudah beton, semua bisa lebih lancar dan cepat,” katanya.

Partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan koordinasi disebut menjadi faktor penting dalam kelancaran pembangunan. Transparansi anggaran juga turut dijaga agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kini, jembatan beton tersebut menjadi simbol optimisme baru. Warga berharap pengerjaan sudah berjalan satu tahun tapi masih kokoh sehingga distribusi hasil pertanian, kegiatan pendidikan, hingga interaksi ekonomi dapat bergerak lebih cepat dan efisien.

Kami ingin pembangunan cepat selesai agar aktivitas kembali lancar dan manfaatnya bisa segera terasa,” ungkap sejumlah warga.

Reporter: M. Zainuddin

 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!