Tuban, Lingkaralam.com – Kegiatan malam takbir di jalur Nguran–Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, berlangsung tidak tertib dan mengganggu arus lalu lintas, Jumat (20/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan warga yang didominasi remaja melakukan konvoi kendaraan bermotor dengan membawa sound system berukuran besar. Selain itu, suara petasan yang dinyalakan sepanjang jalan turut menambah kebisingan serta membahayakan pengguna jalan lainnya.
Konvoi tersebut menyebabkan kemacetan di sejumlah titik. Kendaraan yang melintas terpaksa berjalan pelan bahkan berhenti karena iring-iringan peserta takbir keliling memadati badan jalan.
Situasi semakin memprihatinkan lantaran konvoi terkesan tidak tertib. Sejumlah pemuda terlihat berdiri di atas jok sepeda motor saat kendaraan melaju, yang berpotensi memicu kecelakaan. Selain itu, aktivitas tersebut juga disebut memicu ketegangan antar kelompok yang berujung pada aksi saling provokasi hingga berpotensi terjadi tawuran.
Tidak terlihat adanya pengawasan dari pihak berwenang selama kegiatan berlangsung. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat potensi kecelakaan dan gangguan ketertiban umum cukup tinggi.
Sejumlah warga sekitar mengaku resah dengan aktivitas tersebut. Selain mengganggu kenyamanan, penggunaan petasan juga dinilai berisiko memicu insiden yang tidak diinginkan.
“Suara sangat keras, jalan jadi macet. Takut juga kalau ada kecelakaan,” ujar salah satu warga di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai pengamanan kegiatan malam takbir di wilayah tersebut. Masyarakat berharap ke depan ada pengawasan lebih ketat agar tradisi takbir keliling tetap berjalan aman, tertib, dan tidak memicu konflik antarwarga.
Oleh: Sumantri




