Tuban, Lingkaralam.com – Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa di wilayah Sokosari 4, Kabupaten Tuban, menjadi sorotan publik. Paket makanan yang diterima siswa disebut merupakan kombinasi produk home industri dan pabrikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, menu yang dibagikan kepada siswa terdiri dari roti isi yang dikemas menggunakan plastik sederhana, susu kemasan kotak, serta bulat klengkeng yang juga dikemas terpisah. Menu tersebut diduga berasal dari produksi rumahan yang kemudian dipadukan dengan produk pabrikan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari publik terkait kesesuaian menu yang dibagikan dengan dokumen Standar Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi salah satu syarat operasional dalam penyediaan makanan program MBG.
Sejumlah pihak menilai bahwa uji laboratorium yang menjadi dasar penerbitan dokumen SLHS seharusnya mengacu pada menu yang benar-benar direalisasikan di lapangan dan dikonsumsi oleh siswa. Jika menu yang diuji dalam dokumen berbeda dengan menu yang disalurkan, maka konsistensi penerapan standar kesehatan dinilai patut dipertanyakan.
“Uji laboratorium seharusnya sesuai dengan realisasi menu yang diberikan kepada penerima manfaat. Jika berbeda, maka SLHS berpotensi hanya menjadi formalitas administrasi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (5/3/2026).
Selain itu, publik juga mempertanyakan legalitas serta standar produksi makanan yang berasal dari home industri, termasuk apakah telah memiliki izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan melalui pengawasan mutu pangan.
Program MBG yang menyasar siswa sekolah dinilai harus memenuhi standar keamanan pangan yang ketat, mengingat makanan tersebut langsung dikonsumsi oleh anak-anak sebagai penerima manfaat program.
Sementara itu, Aulia selaku Koordinator Wilayah SPPI Tuban saat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait menu yang beredar di lapangan maupun kesesuaian dengan dokumen SLHS.
Masyarakat berharap adanya klarifikasi serta evaluasi dari pihak terkait agar pelaksanaan program MBG tetap berjalan sesuai standar kesehatan, keamanan pangan, dan tujuan awal program untuk meningkatkan gizi siswa.
Oleh: Tim Redaksi




