Rabu, Maret 4, 2026
spot_img

Warga Tlogowungu Pati Gelar Aksi, Soroti Menu Program MBG yang Dinilai Tak Sesuai Anggaran

Pati, Lingkaralam.com – Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu menggelar aksi damai di depan SPPG Tlogowungu 1, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jumat siang (27/2/2026) pekan lalu. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Aksi bermula dari depan GOR Tlogorejo. Setelah menyampaikan orasi singkat, massa kemudian berjalan menuju SPPG Tlogowungu 1 untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada kepala satuan pelayanan setempat.

Meski hanya diikuti tujuh orang, aksi tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan Pati–Tlogowungu. Beberapa warga terlihat berhenti untuk menyaksikan jalannya aksi, bahkan mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.

Koordinator aksi, Muhammad Ali Sobbri, menyoroti menu MBG yang dibagikan kepada siswa. Ia menyebut paket makanan yang diterima siswa hanya berisi satu buah jeruk kecil, empat butir telur puyuh, dan satu roti kering.

Menurutnya, jika dihitung berdasarkan harga pasaran, nilai paket tersebut diperkirakan hanya sekitar Rp5 ribu. Sementara informasi yang diterima warga, anggaran untuk setiap porsi mencapai Rp8 ribu.

“Menu yang dibagikan ke anak-anak katanya Rp8 ribu. Tapi kami buktikan di lapangan, itu hanya sekitar Rp5 ribu. Sisa Rp3 ribu itu ke mana?” ujarnya.

Warga menilai perlu adanya transparansi dari pihak penyelenggara terkait rincian anggaran program MBG. Mereka khawatir apabila pengelolaan tidak dilakukan secara terbuka, maka tujuan program untuk meningkatkan gizi anak sekolah tidak akan tercapai secara optimal.

Selain menyoal nilai menu, massa juga meminta agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar diperhatikan. Program MBG, menurut mereka, seharusnya memberikan manfaat nyata bagi penerima, bukan sekadar menggugurkan kewajiban pelaksanaan program.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola SPPG Tlogowungu 1 belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga tersebut. Warga berharap ada klarifikasi terbuka agar polemik mengenai program MBG di wilayah Tlogowungu dapat segera diselesaikan.

Oleh: Redaksi 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!