Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img

Sidak Wabup Bojonegoro Temukan Aspal Tipis di Proyek Jalan BKKD Ngampal, Diperintahkan Bongkar Total

Bojonegoro, Lingkaralam.com — Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek jalan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Jumat (27/2/2026). Sidak bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengawal kualitas pembangunan infrastruktur desa.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah persoalan teknis yang dinilai tidak sesuai spesifikasi. Ketebalan aspal yang diukur secara langsung hanya berkisar antara 5 hingga 6 sentimeter. Selain itu, kondisi lantai dasar atau beskos juga dinilai rapuh dan tidak memenuhi standar teknis.

Proyek jalan BKKD sepanjang 1.180 meter tersebut diketahui memiliki sejumlah titik kerusakan. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait daya tahan jalan, mengingat proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp2 miliar dari dana bantuan keuangan khusus desa.

Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi pekerjaan proyek yang dikerjakan secara asal-asalan, terlebih jika menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

“Kalau pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi, harus diperbaiki total. Tidak boleh hanya tambal sulam,” tegasnya di lokasi sidak.

Berdasarkan hasil monitoring dan rekomendasi dari Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, proyek tersebut diputuskan harus melalui langkah perbaikan menyeluruh.

Langkah yang direkomendasikan meliputi:

  • Pembongkaran total, karena kerusakan dinilai tidak cukup diperbaiki secara parsial.
  • Pengerukan ulang, terhadap material pondasi yang tidak layak.
  • Pembangunan kembali, dengan kewajiban kontraktor membangun ulang dari nol sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis.

Kepala Desa Ngampal, Budiyanto, menyampaikan bahwa pihak kontraktor telah menyatakan kesanggupan untuk memperbaiki pekerjaan sesuai rekomendasi tim monitoring gabungan dalam waktu dekat.

Tim monitoring tersebut terdiri dari Inspektorat Bojonegoro, Dinas PU Bina Marga, serta unsur Kecamatan Sumberrejo yang melakukan evaluasi teknis di lokasi proyek.

Langkah tegas berupa sidak dan instruksi pembongkaran total ini disebut sebagai respons cepat pemerintah daerah terhadap aduan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga berkomitmen memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek BKKD agar kualitas pekerjaan sesuai standar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sejumlah warga berharap pembangunan ulang benar-benar dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis agar jalan desa memiliki ketahanan yang memadai dan tidak cepat rusak setelah digunakan.

Oleh: M Zainuddin 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!