Kamis, Februari 26, 2026
spot_img

Menu MBG Sokosari 4 Tuban Tuai Kritik, Dana Puluhan Juta Jadi Sorotan

Tuban, Lingkaralam.com – Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sokosari 4, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban kembali menjadi sorotan. Program yang mencatat sekitar 2.305 penerima manfaat itu disebut memiliki estimasi kebutuhan anggaran global harian mendekati Rp 35 juta, menyesuaikan jumlah sasaran.

Berdasarkan skema pembiayaan, porsi menu untuk jenjang TK hingga SD kelas 3 dialokasikan Rp 8 ribu per penerima. Sementara SD kelas 4 hingga SMK ditetapkan Rp 10 ribu per porsi. Jika dihitung secara rata-rata Rp 8 ribu dikalikan 2.305 penerima, total anggaran menu diperkirakan mencapai Rp 18.440.000 per hari.

Selain komponen menu, terdapat biaya lain berupa operasional Rp 3 ribu per porsi dan sewa fasilitas Rp 2 ribu per porsi. Dengan total Rp 5 ribu dikalikan 2.305 penerima, anggaran non-menu tercatat sekitar Rp 11.525.000. Ditambah insentif harian sebesar Rp 6 juta, total kebutuhan harian program diperkirakan mencapai Rp 35 juta.

Sejumlah orang tua murid menilai, apabila standar anggaran pemerintah benar-benar diterapkan Rp 8–10 ribu per porsi, maka terdapat potensi selisih dibanding estimasi biaya riil di lapangan. Mereka menduga nilai menu yang diterima peserta didik kurang dari Rp 7 ribu per porsi.

“Kalau anggaran porsi Rp 8–10 ribu dan menu di bawah Rp 7 ribu, tentu ada selisih yang perlu dijelaskan,” ujar salah satu wali murid.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, mengatakan distribusi MBG sebelum dan selama Ramadan dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) pusat. Ia menilai pengawasan di tingkat Kabupaten hingga Kecamatan perlu diperkuat.

“Ini tidak hanya mengecewakan, tapi juga tidak adil bagi anak sekolah, ibu hamil, menyusui, dan balita (B3) yang seharusnya mendapat asupan gizi terbaik. Kami di DPRD akan meminta klarifikasi dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lembaga pelaksana MBG di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

“Tujuan program ini sangat mulia. Jangan sampai pelaksanaannya justru menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana MBG Sokosari 4 belum memberikan keterangan resmi kepada Lingkaralam.com terkait berbagai sorotan tersebut.

Tim Redaksi 

Baca juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Terkini

error: Konten diproteksi!