Bojonegoro, Lingkaralam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 39 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik serta diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, Jumat (20/2/2026), di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara. Momentum ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam dinamika birokrasi pemerintahan. Menurutnya, penyegaran organisasi dibutuhkan agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Pelantikan ini bagian dari upaya memperkuat organisasi. Kita ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat, yang mampu bekerja maksimal dan siap menghadapi tantangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penempatan pejabat dilakukan melalui pertimbangan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi. Dengan komposisi baru tersebut, para pejabat diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan mempercepat realisasi program prioritas pembangunan daerah.
Tak hanya soal kinerja, Bupati juga menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
“Integritas tidak bisa ditawar. Jabatan adalah amanah, bukan sekadar posisi,” ujarnya.
Para pejabat yang dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, memperkuat komunikasi internal, serta membangun koordinasi lintas sektor. Kemampuan bekerja dalam tim (teamwork) disebut menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang solid dan efektif.
Bupati kembali mengingatkan esensi tugas ASN sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan, seluruh aparatur wajib mengedepankan semangat melayani, bukan dilayani.
“Kita adalah pelayan masyarakat. Jangan sampai kita meminta untuk dilayani, tetapi kitalah yang harus memberikan pelayanan terbaik,” tandasnya.
Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan dedikasi tinggi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan pelantikan 39 pejabat ini, Pemkab Bojonegoro optimistis struktur organisasi akan semakin solid, kinerja pemerintahan semakin optimal, serta pelayanan publik kepada masyarakat Bojonegoro semakin prima.




